Inilah Manfaat Dan Bahaya Memakan Petai

      Comments Off on Inilah Manfaat Dan Bahaya Memakan Petai

Inilah Manfaat Dan Bahaya Memakan Petai

Apakah anda ingin tahu tentang manfaat dan bahaya memakan petai? baca artikel ini sampai selesai ya!

Inilah Manfaat Dan Bahaya Memakan Petai

Petai, pete (IPA:pətɛ), atau mlanding (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-suku petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat. Bijinya, yang disebut “petai” juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun direbus.Petai memang banyak sekali manfaatnya jika di konsumsi tetapi ada bahaya juga. Pohon petai menahun, tinggi dapat mencapai 20m dan kurang bercabang.

Baca Juga : Obat Radang Tenggorokan di Apotik

Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bunga majemuk, tersusun dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, betipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya. Biji petai, yang berbau khas dan agak mirip dengan jengkol, dikonsumsi segar maupun dijadikan bahan campuran sejumlah menu. Sambal goreng hati tidak lengkap tanpa petai. Sambal petai juga merupakan menu dengan petai. Biji petai biasanya dijual dengan menyertakan polongnya. Namun, pengemasan modern juga dilakukan dengan mengemasnya dalam plastik atau dalam stirofoam yang dibungkus plastik kedap udara.

Berikut manfaat dan kerugian mengkonsumsi petai :
1.  Manfaat :
    Sumber Energi

    Jika dibandingkan dengan apel, ternyata petai memiliki 4 kali lebih banyak protein, dua kali lebih banyak karbohidrat, lima kali lebih banyak vitamin A dan zat besi, tiga kali lebih banyak fosfor, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan sumber energi yang baik, yakni 142 kkal per 100 g biji. Petai juga mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.
    Berikut kandungan di dalam petai :
    Fosfor                   : 115 mg/100 g
    Vitamin C               : 46 mg/100 g
    Vitamin A               : 200 IU/100 g
    Zat Besi                 : 1,2 mg/100 g  

    Kendurkan Saraf dan Hilangkan Depresi

    Mood dikendalikan oleh sistem kerja otak. Jika anda sering bad mood berarti anda mungkin kekurangan gizi. Kemampuan kerja otak dipengaruhi oleh masukan zat gizi. Salah satu zat gizi yang berperan memperbaiki mood ada triptofan (suatu asam amino esensial yang terkandung di dalam petai)

    Obat Hati dan Ginjal

    Petai juga memiliki antioksidan yang baik sehingga bisa menghalau segala jenis radikal bebas yang sekarang ini mudah sekali ditemukan di kehidupan kita. Seperti produk pangan, terutama produk yang digoreng atau dibakar.

    Menurunkan Resiko Kematian Akibat Stroke

    Inilah manfaat petai yang luar biasa. Jika mengalami PMS (premenstrual syndrome) yaitu sindroma menjelang datangnya mentruasi, seseorang tidak perlu untuk meminum obat apapun, cukup atasi dengan memakan petai. Vitamin B6 yang terdapat di dalam petai dapat mengatur kadar gula darah, sehingga akan membangkitkan mood dengan kandungan zat besi yang cukup tinggi (1,2 mg/100g), petai juga menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

    Menjaga Saluran Pencernaan

    Petai mengandung serat dietary fibers membuat petai sangat baik untuk saluran pencernaan. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Selain itu petai juga sangat baik untuk menjaga suhu tubuh.

2.   Kerugian :

    Bagi ginjal

    Petai juga dapat merugikan jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengkonsumsi petai secara berlebihan akan berbahaya bagi ginjal karena mengandung asam amino. Seperti kita ketahui asam amino merupakan komponen penting dalam penyusunan protein, tetapi apabila dalam jumlah banyak maka akan dibuang melalui ginjal dan akibatnya protein yang berat molekulnya besar akan merusak saringan pada ginjal dan akibatnya akan ditemukan protein dalam urine. Gejala ini dinamakan proteinuria.

    Air Kencing dan Kentut

    Memakan petai terlalu banyak juga berdampak pada air kencing yang beraroma tidak sedam. Hal ini disebabkan asam amino kaya akan unsur Nitrogen dan unsur Sulfur yang akan diubah menjadi gas Amoniak (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) yang menyebabkan kentut bau.  Baca artikel info tentang kentut disini.

    Dan yang terakhir adalah MENYEBABKAN BAU MULUT !

Inilah Manfaat Dan Bahaya Memakan Petai